Headlines

Apa itu Stigmata?

Posted by Unknown | Sunday, 31 July 2016 | Posted in

Apa itu Stigmata?
oleh: Romo William P. Saunders *

Saya mengagumi St Padre Pio. Saya tahu ia dianugerahi stigmata, tetapi saya mengalami kesulitan dalam menjelaskan stigmata itu kepada teman-teman Protestan.
~ seorang pembaca di Manassas


Stigmata adalah tanda luka-luka Yesus yang tersalib, yang muncul secara tiba-tiba pada tubuh seseorang. Termasuk dalam tanda sengsara ini adalah luka-luka paku di kaki dan tangan, luka tombak di lambung, luka di kepala akibat mahkota duri, dan luka bilur-bilur penderaan di sekujur tubuh, teristimewa di punggung. Seorang stigmatis, yaitu orang yang menderita akibat stigmata, dapat memiliki satu, atau beberapa, atau bahkan semua tanda sengsara itu. Stigmata dapat kelihatan, dapat pula tidak kelihatan; dapat permanen, dapat pula sementara waktu saja.   

Sebagian orang yang tidak percaya, akan menghubungkan tanda luka-luka yang demikian, yang muncul atas diri seseorang, dengan suatu penyakit atau bahkan dengan suatu kondisi psikologis tanpa memikirkan gagasan adikodrati. Tentu saja, Gereja juga pertama-tama berusaha memastikan bahwa luka-luka tersebut bukan berasal dari sebab-sebab alamiah, dan mencari bukti adikodrati guna membuktikan bahwa stigmata tersebut sungguh merupakan suatu tanda dari Tuhan. Gereja juga hendak memastikan bahwa stigmata tersebut bukanlah suatu tanda dari setan guna membangkitkan suatu kegemparan rohani yang menyesatkan orang banyak. Oleh sebab itu, karena stigmata merupakan suatu tanda persatuan dengan Tuhan kita yang tersalib, seorang yang benar-benar stigmatis haruslah hidup dengan mengamalkan keutamaan-keutamaan dengan gagah berani, tabah dalam menanggung penderitaan baik fisik maupun jiwa, dan hampir senantiasa mencapai tingkat persatuan ekstasis dengan-Nya dalam doa.

Tanda luka-luka dari stigmata yang benar itu sendiri juga berbeda dari luka-luka yang timbul akibat penyakit: Stigmata yang benar, sesuai dengan luka-luka Tuhan kita, sedangkan luka-luka yang timbul akibat penyakit akan muncul secara acak pada tubuh. Stigmata yang benar, mencucurkan darah teristimewa pada hari-hari di mana dikenangkan Sengsara Yesus (misalnya pada hari Jumat dan Jumat Agung), sementara luka-luka yang timbul akibat penyakit tidak demikian. Stigmata yang benar, memancarkan darah yang bersih serta murni, sedangkan yang timbul akibat penyakit memancarkan darah yang disertai nanah. Darah yang memancar dari stigmata yang benar, sekali waktu dapat terpancar dalam jumlah besar tanpa mencelakakan sang stigmatis, sedangkan yang berasal dari penyakit akan melemahkan orang secara serius hingga diperlukan transfusi darah. Stigmata yang benar, tak dapat disembuhkan baik melalui medis ataupun perawatan lainnya, sedangkan yang timbul akibat penyakit dapat disembuhkan. Yang terakhir, stigmata yang benar, muncul secara tiba-tiba, sedangkan yang timbul akibat penyakit muncul perlahan-lahan seturut periode waktu dan dapat dihubungkan dengan penyebab psikologis dan fisik yang utama.

Para stigmatis yang benar, mengalami keterkejutan atas munculnya stigmata. Tanda ini bukanlah sesuatu yang mereka “mohon dalam doa”. Terlebih lagi, dalam kerendahan hati, seringkali mereka berusaha menyembunyikannya agar tak menarik perhatian orang terhadap dirinya.

Stigmatis pertama “yang dinyatakan sah” adalah St Fransiskus dari Assisi (1181 - 1226). Pada bulan Agustus tahun 1224, ia dan beberapa biarawan Fransiskan lainnya mengadakan perjalanan ke Mount Alvernia di Umbria, dekat Assisi, untuk berdoa. Di sana, St Fransiskus memohon untuk diperkenankan ikut ambil bagian dalam sengsara Kristus. Pada Pesta Salib Suci, 14 September 1224, St Fransiskus mendapat penglihatan: ia dipeluk oleh Yesus yang tersalib. Sengsara dari Jumat Agung yang pertama tercurah atas dirinya, dan ia menerima stigmata. St Fransiskus berusaha menyembunyikan tanda karunia ilahi ini dari yang lainnya, dengan membalut kedua tangannya dengan jubahnya dan mengenakan sepatu serta kaus kaki (yang tidak biasa ia lakukan). Lama-kelamaan, rekan-rekan biarawan memperhatikan perubahan dalam cara berpakaian St Fransiskus dan juga sengsara fisiknya, maka terungkaplah rahasia stigmatanya. Pada akhirnya, atas nasehat para rekan biarawan, St Fransiskus mulai membiarkan stigmatanya terlihat orang lain. St Fransiskus mengatakan, “Tak suatupun yang memberiku penghiburan begitu besar selain dari merenungkan hidup dan sengsara Tuhan kita. Andai aku hidup hingga akhir jaman, aku tak akan membutuhkan buku lain.” Sudah tentu, kasih St Fransiskus kepada Tuhan kita yang tersalib, yang diungkapkannya melalui perhatiannya kepada mereka yang malang dan menderita, mendatangkan karunia stigmata baginya.

St Katarina dari Sienna (1347-1380), yang dianugerahi pengalaman-pengalaman mistik dan penglihatan-penglihatan sejak ia masih berusia enam tahun, juga dianugerahi stigmata. Pada bulan Februari 1375, ketika mengunjungi Pisa, ia ikut ambil bagian dalam Misa di Gereja St Kristina. Setelah menyambut Komuni Kudus, ia tenggelam dalam meditasi mendalam, sementara matanya menatap lekat pada salib. Sekonyong-konyong, dari salib datanglah lima berkas sinar berwarna merah darah yang menembusi kedua tangan, kaki dan lambungnya, mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa hebat hingga ia jatuh tak sadarkan diri. St Katarina dari Sienna menerima stigmata, yang hanya tampak olehnya saja, hingga sesudah akhir hayatnya.

Mungkin stigmatis yang paling termasyhur adalah St Padre Pio. Ia dilahirkan pada tahun 1887, dianugerahi penglihatan-penglihatan sejak umurnya masih lima tahun, dan sejak usia dini telah memutuskan untuk mengabdikan hidupnya bagi Tuhan. Padre Pio masuk biara Kapusin Fransiskan pada tahun 1903 dan ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1910. Katanya, “Aku terbakar habis oleh kasih kepada Tuhan dan oleh kasih kepada sesamaku.”                

Pada tanggal 5 Agustus 1918, Padre Pio mendapat penglihatan di mana ia merasa dirinya ditikam dengan sebilah tombak; sesudahnya luka akibat tikaman tombak itu tinggal pada tubuhnya. Kemudian, pada tanggal 20 September 1918, saat ia memanjatkan syukur sesudah perayaan Misa, ia juga menerima luka-luka Tuhan kita di kedua kaki dan tangannya. Setiap hari, Padre Pio kehilangan sekitar satu cangkir darah; luka-luka itu tidak pernah menutup ataupun bertambah parah. Pula, bukannya bau darah, melainkan bau harum yang semerbak terpancar dari luka-lukanya.

Sepanjang hidupnya, Padre Pio memahami benar kedahsyatan sengsara Juruselamat kita akibat tangan-tangan mereka yang berada di dalam maupun di luar Gereja, juga akibat setan. Walau demikian, Padre Pio mengatakan, “Aku ini hanyalah suatu alat dalam tangan Tuhan. Aku berguna hanya jika dikendalikan oleh Penggerak Ilahi.” Stigmata tinggal dalam tubuh Padre Pio hingga akhir hayatnya. Paus Paulus VI berkata tentangnya, “Lihat, betapa masyhurnya dia, betapa seluruh dunia berkumpul sekelilingnya! Tetapi mengapa? Apakah mungkin karena ia seorang filsuf? Karena ia bijak? Karena ia cakap dalam pelayanan? Karena ia mempersembahkan Misa dengan rendah hati, mendengarkan pengakuan dosa dari fajar hingga gelap dan - tak mudah mengatakannya - ia adalah dia yang menyandang luka-luka Tuhan kita.”

Tak banyak dari antara para kudus yang dianugerahi stigmata; dan mereka yang dianugerahinya, seperti St Fransiskus, St Katarina dan St Padre Pio, memahami secara mendalam sengsara Tuhan kita. Sementara stigmata mungkin membangkitkan rasa takjub kita, tanda itu sendiri dan mereka yang menderitanya hendaknya menjadi inspirasi bagi kita dalam mengejar persatuan yang lebih mesra dengan Tuhan kita, teristimewa dengan sering menerima Sakramen Tobat dan menyambut Ekaristi Kudus.


* Fr. Saunders is pastor of Queen of Apostles Church in Alexandria.

sumber : “Straight Answers: What Is the Stigmata?” by Fr. William P. Saunders; Arlington Catholic Herald, Inc; Copyright ©1999 Arlington Catholic Herald, Inc. All rights reserved; www.catholicherald.com

Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin The Arlington Catholic Herald.”

Apa itu Stigmata?

Inilah Hidupku Tuhan

Posted by Unknown | Wednesday, 22 June 2016 | Posted in ,

Inilah Hidupku Tuhan
Ada seorang wanita yang telah lelah menjalani kehidupannya sehari-hari. Begitu banyak perkara yang membebani hidupnya sehingga ia merasa tidak mampu untuk berdiri lagi. Ada anak-anak yang harus dijaganya, juga seorang suami yang tidak mempedulikan anak dan dirinya.

“Inilah hidupku Tuhan, inilah aku anak-Mu yang Kau bentuk seturut dengan gambaran-Mu. Inilah hidupku yang telah hancur tanpa bentuk. Aku tak mampu lagi melakukan apapun untuk bisa bertahan hidup. Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku hanya bisa berserah kepada-Mu, Tuhan,” doa seorang wanita tersebut.

Kita sering kali berada pada posisi tersebut atau bahkan lebih berat. Kita tak tahu harus kemana mencari jalan keluar. Kita hanya menemui jalan buntu keanapun kita pergi. Dan kita hanya mampu menangis tanpa seorangpun yang pedulikan kita.

Hei, jangan putus asa! Masih ada Tuhan yang selalu mendengar doa kita dan peduli terhadap semua kesesakan kita. Tuhan tidak akan pernah membiarkan hidup kita menjadi sia-sia. Ini adalah sebuah proses di mana kita sedang dibentuk untuk menjadi pribadi yang lebih berkualitas dalam iman.

Selalu ada jalan keluar. Selalu ada berkat. Selalu ada damai sejahtera. Selalu ada keselamatan bagi siapa yang tetap menaruh harap dan mengandalkan-Nya. Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita. Tuhan ada di sini bersama kita. Dia selalu ada dan turut bekerja dam segala situasi hidup kita.

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Roma 8:28

Bahasa Tetesan Air Mata

Posted by Unknown | | Posted in

Bahasa Tetesan Air Mata
Setiap orang pasti pernah memiliki masalah yang begitu berat, atau saat ini ada di antara kita yang sedang mengalaminya. Kita mungkin juga sudah berlari mencari pertolongan kesana kemari namun tak kunjung membuahkan hasil, kita juga telah lama menantikan sebuah mujizat tapi tak kunjung terjadi perubahan.
Kita berserah kepada Tuhan sebab kita telah hilang daya. Mungkin kita telah sangat lama berdoa. Kemudian kita hanya bisa menangis dalam doa. Ketahuilah bahwa Tuhan sangat memahami bahasa setiap tetes air mata kita bahkan Tuhan juga mengetahui hal-hal yang terpendam dalam hati.
Jangan pernah takut sebab kita memiliki Tuhan yang hidup. Beban kita telah dipikulnya dan Dia akan memberikan kelegaan. Tuhan Yesus tidak pernah mengecewakan satu orang pun di dunia ini. Jika kita memiliki iman percaya kepada-Nya, maka janganlah pernah khawatir.
Keadaan di luar boleh mengering, namun iman kita harus tetap bertumbuh dan Tuhan. Dunia boleh berkata “mustahil” namun di tangan Tuhan semua akan menjadi “mungkin”.
Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini lapar, karena kamu akan dipuaskan. Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini menangis, karena kamu akan tertawa.
Lukas 6:21

Doa Katolik : Devosi Kepada Kerahiman Ilahi

Posted by Unknown | Thursday, 24 December 2015 | Posted in , ,


Gambar Yesus Maharahim dengan tulisan: JEZU, UFAM TOBIE (YESUS, ENGKAU ANDALANKU) diperlihatkan kepada Sr. Faustina oleh Yesus sendiri pada penampakan-Nya tanggal 22 Februari 1931. Dua sinar pada gambar tersebut melambangkan darah dan air. Sinar yang merah melambangkan darah yang memberi hidup bagi jiwa-jiwa dan sinar yang pucat melambangkan air yang menguduskan jiwa-jiwa. Dua sinar itu keluar dari kerahiman Yesus ketika hati-Nya ditusuk dengan tombak saat disalib.


Doa Koronka
Doa Koronka / Kerahiman diajarkan Tuhan Yesus sendiri pada penampakan tahun 1935 kepada Suster Faustina.
Doa ini didaraskan dengan menggunakan Rosario biasa, dan hendaknya di lakukan pada jam tiga sore.


Dalam Nama Bapa ...
Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Aku Percaya ...

Kemudian pada manik besar (Bapa Kami) didoakan:
Bapa yang kekal kupersembahkan kepada-Mu, Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Illahi-an Putera-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai pemulihan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia.

Pada setiap sepuluhan manik kecil (Salam Maria) didoakan:
Demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belaskasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia.

Diakhiri dengan tiga kali mengucapkan
Allah yang kudus, kudus dan berkuasa, kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia. Amin

 

Novena Kerahiman Ilahi

Pada tahun 2002 Paus Yohanes Paulus II mendedikasikan Hari Minggu Paskah II sebagai Pesta Kerahiman Ilahi. Dan tiga tahun kemudian pada tanggal 2 April 2005 , Allah berkenan memberi beliau kehormatan besar untuk meninggal dunia tepat pada hari Pesta Kerahiman Illahi. Kini ia berbahagia di Surga, merayakan Paskah Abadi dan memuji Kerahiman Illahi selamanya. Doakanlah kami o Bapa Suci Yohanes Paulus II, agar kami layak menerima janji dan kerahiman Kristus Tuhan kita.
Novena ini bisa diadakan kapan saja, tetapi teristimewa adalah pada Jumat Agung sampai Minggu Paskah ke II
Bacalah bagian Kitab Suci yang ditentukan pada hari itu, dan renungkanlah … setelah itu doakanlah teks Novena dan disusul dengan Doa Koronka.

Hari Pertama
Meditasi Kitab Suci : Luk15:1-10
Marilah kita berdoa memohon Kerahiman Illahi untuk seluruh umat manusia.

Yesus yang Maharahim, Engkau mengasihi kami dan mengampuni kami. Janganlah Engkau memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah harapan kami kepada kebaikan-Mu yang tak terbatas. Terimalah kami semua ke dalam hati-Mu yang Maharahim dan jangan singkirkan kami dari sana untuk selama-lamanya. Semuanya ini kami mohon demi cinta-Mu yang mempersatukan Dikau dengan Bapa dan Roh Kudus.

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata-Mu yang penuh Kerahiman pada seluruh umat manusia, khususnya pada para pendosa yang merana. Mereka memanjatkan harapan tunggal pada hati Maharahim Putera-Mu dan Tuhan kami Yesus Kristus. Demi kesengsaraan-Nya yang dahsyat, limpahkanlah kerahiman-Mu kepada kami, supaya kami semua dapat memuliakan kekuasaan-Mu untuk selama-lamanya. Amin
dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Kedua
Meditasi Kitab Suci : Mat9:35-38
Marilah kita berdoa bagi para Imam yang menjadi perantara Kerahiman Allah bagi umat manusia.

Yesus yang Maharahim, sumber segala kebaikan. Lipat gandakanlah rahmat-Mu bagi para Imam dan Religius supaya dengan pantas dan dengan hasil yang baik, mereka melaksanakan tugasnya di kebun anggur-Mu. Supaya melalui sabda dan teladan yang baik, mereka dapat menarik semua orang kepada devosi yang pantas kepada Kerahiman Illahi selama-lamanya.

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata-Mu yang penuh kerahiman pada para pekerja dalam kebun anggur-Mu, pada jiwa para Imam dan Religius yang menjadi pelaksana cinta kasih khusus dari Putera-Mu Tuhan kami Yesus Kristus. Berilah pada mereka kekuatan berkat-Mu dan terang khusus, supaya mereka dapat memimpin banyak orang ke jalan keselamatan dan supaya mereka dapat menurunkan kerahiman-Mu. Amin
dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Ketiga
Meditasi Kitab Suci : 1Ptr2:1-10
Marilah kita berdoa bagi seluruh umat Allah.

Yesus yang Maharahim, yang memberi rahmat berlimpah dari perbendaharaan Kerahiman Illahi, terimalah seluruh anggota Gereja-Mu yang dengan setia berlindung dalam kemah hati-Mu yang Maharahim. Janganlah menyingkirkan kami dari sana untuk selama-lamanya. Semuanya ini kami mohon demi cinta kasih yang menyatukan Dikau dengan Bapa dan Roh Kudus.

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman-Mu pada jiwa-jiwa yang setia, yang merupakan harta Putera-Mu berkat sengsara-Nya yang dahsyat itu. Berikanlah mereka berkat-Mu dan jagalah mereka selalu, supaya mereka tidak pernah mengalami kehilangan cinta dan mutiara iman yang suci. Supaya bersama semua malaikat dan para kudus, mereka dapat memuji kerahiman-Mu yang tak terbatas selama-lamanya. Amin
dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Keempat
Meditasi Kitab Suci : Why21:5-8
Marilah kita berdoa bagi orang-orang yang belum mengenal Kerahiman Illahi.

Yesus yang Maharahim, sumber cahaya bagi seluruh dunia, terimalah ke dalam hati-Mu yang berbelas kasih, jiwa-jiwa orang kafir yang tidak mau percaya dan yang belum mengenal Dikau. Semoga sinar cahaya rahmat-Mu menerangi mereka, supaya mereka bersama seluruh umat-Mu dapat memuji kerahiman-Mu untuk selama-lamanya.

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman pada jiwa-jiwa orang kafir dan yang mereka yang tidak percaya akan Engkau satu-satunya Allah yang benar, yang belum mengenal hati berbelaskasih Putera-Mu dan Tuhan kami Yesus Kristus. Semoga mereka akan tertarik kepada cahaya terang Injil, sehingga dapat mengerti betapa bahagia mencintai Engkau dan memuji kerahiman-Mu untuk selama-lamanya. Amin
dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Kelima
Meditasi Kitab Suci : Ef4:2-7 ; Ef4:11-16
Marilah kita berdoa bagi orang-orang yang mengaku dirinya Kristen namun terpisah dari Gereja yang Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik.

Yesus yang Maharahim, Engkaulah sumber segala kebaikan dan tidak akan menolak permintaan orang yang dengan rendah hati memohon terang-Mu. Terimalah ke dalam kemah hati-Mu yang maharahim jiwa-jiwa orang yang tersesat dan iman yang sejati dan benar yang memisahkan diri dari Gereja Katolik. Rangkulah mereka dengan terang-Mu ke dalam persatuan dengan Gereja Katolik, supaya mereka bersama seluruh umat-Mu memuji kelimpahan kerahiman-Mu selama-lamanya.

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman keapda jiwa-jiwa orang yang tersesat dari iman dan yang menghindar dari Gereja Katolik, karena salah memanfaatkan rahmat-Mu. Mereka dengan keras kepala mempertahankan pendapat mereka yang salah. Janganlah memperhitungkan kejahatan mereka demi cinta dan penderitaan Putera-Mu yang pahit itu. Sebelum menelan sengsara, dengan sangat Yesus berdoa, “Supaya mereka semua menjadi satu.” Tolonglah supaya secepat mungkin mereka kembali ke pangkuan Gereja-Mu dan bersama seluruh umat-Mu memuliakan kerahiman-Mu untuk selama-lamanya. Amin
dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Keenam
Meditasi Kitab Suci : Luk18:15-17
Marilah kita berdoa untuk anak-anak.

Yesus yang Maharahim, Engkau pernah mengatakan, “ Belajarlah dari pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati." (Mat11:29). Terimalah ke dalam kemah hati-Mu yang Maharahim, jiwa anak-anak kecil dan semua mereka yang menjadi seperti anak kecil dalam hal kelemahlembutan dan kerendahan hati. Mereka membuat surga mengagumkan dan mereka menjadi seperti bunga harum di hadapan takhta Bapa di surga. Buatlah supaya mereka selalu hadir dalam hati-Mu dan selalu memuji Kerahiman Illahi-Mu.

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh Kerahiman pada jiwa anak-anak kecil dan jiwa-jiwa orang-orang yang lemah lembut dan rendah hati karena mereka menjadi seperti Putera-Mu, yang dengan keharuman-Nya yang utama, mereka mengitari takhta-Mu. Bapa yang Maharahim, kami mohon dengan penuh harapan, supaya melalui cinta dan kegembiraan, Engkau bertakhta dalam hati mereka. Berkatilah seluruh dunia, supaya semua orang memuji kerahiman-Mu untuk selama-lamanya. Amin
dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Ketujuh
Meditasi Kitab Suci : Luk7:36-50
Marilah kita berdoa bagi orang-orang yang memiliki devosi kepada Kerahiman Illahi.

Yesus yang Maharahim, hati-Mu adalah inti cinta kasih. Terimalah ke dalam kemah hati-Mu yang Maharahim jiwa-jiwa yang secara khusus menghormati dan memuji kebesaran kerahiman Illahi-Mu. Mereka membutuhkan kekuatan Allah, karena mereka berada dalam penderitaan dan kesulitan besar bersama Kristus, memikul seluruh bangsa manusia. Rangkulah mereka dengan kerahiman-Mu yang besar dan tolonglah mereka dengan rahmat kesetiaan, keberanian dan kesabaran.

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman pada jiwa orang-orang yang secara khusus memuji dan menghormati sifat-Mu yang paling inti, yaitu kerahiman-Mu yang tak terduga. Mulut mereka penuh dengan nyanyian puji-pujian akan kemuliaan-Mu. Tangan mereka penuh dengan perbuatan belas kasih terhadap sesama. Kami mohon supaya Engkau menunjukkan kepada mereka kerahiman-Mu sesuai harapan mereka pada-Mu dan sesuai dengan janji-Mu, bahwa Engkau akan selalu membela mereka dalam kemuliaan-Mu terutama pada jam kematian mereka. Amin
dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Kedelapan
Meditasi Kitab Suci : 2Ptr3:9-14
Marilah berdoa bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian.

Yesus yang Maharahim, Engkau bersabda, “Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapa-Mu adalah murah hati." (Luk6:36). Terimalah ke dalam kemah hati-Mu yang maharahim jiwa-jiwa di Api Penyucian. Mereka sedang melunasi hutang terhadapa keadilan Illahi-Mu (Mat5:26). Semoga aliran air dan darah yang keluar dari hati-Mu memadamkan nyala Api Penyucian, supaya disitu juga terjadi puji-pujian akan kekuatan kerahiman-Mu.

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman pada jiwa-jiwa di Api Penyucian. Demi sengsara Yesus Kristus yang dahsyat itu dan karena kepahitan yang memenuhi hati-Mu yang amat kudus, tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang sekarang berada di bawah pandangan-Mu yang adil. Kami mohon, semoga Engkau melihat mereka hanya melalui luka-luka Putera-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, yang kerahiman-Nya melebihi keadilan. Amin
dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Kesembilan
Meditasi Kitab Suci : Why3:15-19
Marilah berdoa bagi jiwa orang-orang yang bersikap acuh tak acuh.

Yesus yang Maharahim, Engkaulah kebaikan. Antarlah ke dalam kemah hati-Mu yang Maharahim semua orang yang bersikap acuh tak acuh. Mereka bagaikan mayat yang busuk, yang memenuhi hati-Mu dengan kejijikannya. Benamkanlah mereka ke dalam api cinta kasih-Mu yang bersih dan hangatkanlah mereka dari kedinginan, supaya semangat baru mulai menyala dalam hati mereka, sehingga mereka selalu memuji kerahiman-Mu yang tak terbatas itu.

Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman pada jiwa-jiwa orang yang acuh tak acuh. Dari hati-Nya yang maharahim, Putera-Mu pernah mengeluarkan keluhan di Bukit Zaitun, “Biarlah cawan ini berlalu daripada-Ku." (Mat26:39). Kami mohon demi sengsara yang dahsyat dari Putera-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus dan demi sakratul maut-Nya selama 3 jam di salib, nyalakanlah semangat baru dalam hati mereka, untuk menjunjung kehormatan-Mu. Tuangkanlah ke dalam hati mereka cinta kasih yang benar, supaya mereka hidup kembali dan mampu melaksanakan perbuatan belas kasih di dunia ini dan akhirnya memuji kerahiman-Mu di surga untuk selama-lamanya. Amin
dilanjutkan dengan doa Koronka.


Litani Kerahiman Ilahi
Tuhan kasihanilah kami
   Tuhan kasihanilah kami
Kristus kasihanilah kami
   Kristus kasihanilah kami
Tuhan kasihanilah kami; Kristus dengarkanlah kami
   Kristus kabulkanlah doa kami

Allah Bapa di surga,                                                     kasihanilah kami.Allah Putra Penebus dunia,
Allah Roh Kudus,
Allah Tritunggal Mahakudus, Tuhan Yang Maha Esa,
Kerahiman Ilahi, sifat pencipta yang paling nyata,          Engkaulah andalankuKerahiman Ilahi, kesempurnaan penyelamat yang tertinggi,
Kerahiman Ilahi, pengudus sumber cinta yang tak dapat di pahami,
Kerahiman Ilahi, Tritunggal Mahakudus yang tidak dapat dimengerti,
Kerahiman Ilahi, bukti kekuasaan Allah yang tertinggi,
Kerahiman Ilahi, terwujud dalam penciptaan para malaikat,
Kerahiman Ilahi, yang menciptakan kami dari yang tiada,
Kerahiman Ilahi, yang merangkul seluruh dunia,
Kerahiman Ilahi, yang memberikan kami hidup abadi,
Kerahiman Ilahi, yang menjaga kami terhadap siksa yang patut kami pikul,
Kerahiman Ilahi, yang mengangkat kami dari kebusukan dosa,
Kerahiman Ilahi, yang membela kami dengan sabda yang menjelma,
Kerahiman Ilahi, yang terpancar dari luka-luka Yesus,
Kerahiman Ilahi, yang mengalir dari hati Yesus yang Mahakudus,
Kerahiman Ilahi, yang memberikan kami Bunda Maria sebagai Bunda berbelas kasih,
Kerahiman Ilahi, yang terwujud dalam pengadaan Gereja Katolik,
Kerahiman Ilahi, yang terungkap dalam pengadaan Sakramen-sakramen Suci,
Kerahiman Ilahi, yang tampak secara khusus dalam Sakramen Permandian dan Tobat,
Kerahiman Ilahi, yang terwujud dalam Sakramen Ekaristi dan Imamat,
Kerahiman Ilahi, yang terwujud dalam panggilan kita kepada iman yang benar,
Kerahiman Ilahi, yang terwujud dalam pertobatan para pendosa,
Kerahiamn Ilahi, yang terwujud dalam kekudusan para orang jujur,
Kerahiman Ilahi, yang terwujud dalam kesucian para orang saleh,
Kerahiman Ilahi, yang membawa kesembuhan bagi orang sakit dan menderita,
Kerahiman Ilahi, yang menurunkan penghiburan bagi orang yang berada dalm kesulitan,
Kerahiman Ilahi, harapan bagi orang yang berputus-asa,
Kerahiman Ilahi, yang mendampingi kami selalu dan di mana-mana,
Kerahiman Ilahi, yang mendahului kami dengan rahmat,
Kerahiman Ilahi, ketenangan bagi orang yang menghadapi ajal,
Kerahiman Ilahi, kegembiraan surgawi bagi orang yang diselamatkan,
Kerahiman Ilahi, kesejukan dan keringanan bagi jiwa-jiwa di api penyucian,
Kerahiman Ilahi, mahkota semua orang kudus,
Kerahiman Ilahi, sumber mukjizat yang tak terbatas,

Anak domba Allah, yang membuktikan Kerahiman paling tinggi bagi keselamatan dunia dengan salib-Mu,
   sayangilah kami, ya Tuhan

Anak domba allah, yang dengan penuh Kerahiman mempersembahkan diri untuk kami dalam setiap Kurban Misa,
   kabulkanlah doa kami, ya Tuhan

Anak domba Allah, yang oleh Kerahiman yang tak terbatas menghapus dosa-dosa kami,
   kasihanilah kami, ya Tuhan

Kerahiman Ilahi yang melampaui segala perbuatan-Nya,
   sebab itu aku akan memuji Kerahiman Ilahi untuk selama-lamanya

Marilah berdoa
Allah, yang kerahiman-Mu tak dapat dipahami dan yang belas kash-Mu tak terbatas, pandanglah kami dengan mata belas kasih-Mu dan tambahkanlah kerahiman-Mu dalam kesulitan sebesar apa pun. Semoga kami selalu berharap pada kehendak-Mu yang selalu hadir dengan kerahiman-Mu. semuanya ini kami mohon dengan perantaraan Yesus Kristus, Raja Kerahiman, yang bersama Engkau dan Roh Kudus menurunkan Kerahiman kepada kami untuk selama-lamanya. Amin


Berikut adalah kumpulan doa-doa Suster Faustina, yang intinya memuliakan, memuji dan merenungkan kerahiman Tuhan.
Doa Utama Kepada Kerahiman Allah
Kata Yesus kepada Suster Faustina:
Serukanlah kerahiman-Ku bagi para pendosa. Aku merindukan keselamatan mereka. Bila dengan hati yang diresapi sikap kerendahan hati dan iman engkau ucapkan doa ini untuk seorang pendosa, akan Kuberikan kepadanya karunia pertobatan. Inilah doa itu:

Darah dan Air yang telah memancar dari Hati Yesus sebagai sumber kerahiman bagi kami, Engkaulah andalanku!

Doa Pujian Kepada Kerahiman Allah
Ya Allah, yang karena kerahiman-Mu telah berkenan memanggil segenap umat manusia dari ketiadaan kepada keberadaan.
Engkau menganugrahinya dengan kodrat dan rahmat. Namun seakan-akan kebaikan-Mu itu belum mencukupi. Karena kerahiman-Mu, Engkau mengizinkan kami masuk ke
dalam kebahagiaan kekal serta mengikutsertakan kami dalam kehidupan rohani-Mu sendiri. Semuanya itu Engkau lakukan karena kerahiman-Mu semata-mata. Rahmat-Mu Engkau berikan kepada kami karena Engkau baik dan penuh kasih.
Kami sesunguhnya tidak Kau butuhkan agar diri-Mu bahagia, namun Engkau ingin berbagi kebahagiaan-Mu dengan kami. Terpujilah kerahiman-Mu, ya Tuhan. Aku akan memuliakannya sepanjang masa.

Ya Allah, Engkau tidak membinasakan manusia sesudah jatuh ke dalam dosa. Dalam kerahiman-Mu telah Engkau memaafkan kami secara ilahi, sebab bukan hanya mengampuni kesalahan kami, melainkan malah melimpahi kami dengan rahmat. Terdorong kerahiman-Mu, Engkau turun kepada kami. Maka terjadilah mukjizat kerahiman-Mu, ya Tuhan: Sabda telah menjadi Daging, Allah mulai berdiam di antara kami, Sabda Allah, kerahiman telah menjelma.
Dengan merendahkan diri telah Kau angkat kami kepada ke-Allahan-Mu. Sungguh, kerahiman-Mu berlimpah-limpah. Inilah samudra kerahiman-Mu yang tak terselami.

Langit terkagum-kagum menyaksikan kelimpahan kasih-Mu.
Sekarang tak ada seorang pun yang takut mendekati Engkau. Engkau Allah Yang Maharahim, Engkau berbelas kasih terhadap yang hina. Engkau Allah kami, kami ini
umat-Mu. Engkau Bapa kami, kami ini anak-anak-Mu karena kasih-karunia.Terpujilah kerahiman-Mu, Engkau telah sudi turun kepada kami.
Dengan sepatah kata saja, ya Allah, dapat Engkau selamatkan ribuan manusia di dunia. Satu tarikan nafas Yesus saja akan memuaskan keadilan-Mu. Namun Engkau, ya Yesus, sendiri menanggung sengsara begitu mengerikan, karena kasih-Mu semata-mata. Tepat pada saat Engkau menghembuskan napas-Mu di salib, hidup kekal Engkau karuniakan kepada kami. Dengan membiarkan lambung tersuci-Mu dibuka, Engkau telah membuka sumber kerahiman-Mu yang tak pernah dapat ditimba habis. Apa yang paling berharga pada-Mu telah Engkau berikan kepada kami, yaitu darah dan air dari Hati-Mu. Inilah kemahakuasaan kerahiman-Mu. Dari pada-Mu mengalir segala rahmat. Amin

Doa Mohon Kerahiman Allah
Ya Allah, sumber kerahiman yang besar, kebaikan yang tak terhingga. Lihatlah segenap umat manusia yang hina ini berseru kepada kerahiman-Mu, kepada belaskasihan-Mu.
Allah yang berbelas kasih, jangan Engkau menolak doa-doa kami ini.
Ya Tuhan, kebaikan yang tak terpahami, yang sangat mengenal kehinaan kami, dan mengetahui bahwa kami tak mampu mengangkat diri kami kepada-Mu, curahkanlah kami dengan rahmat-Mu dalam diri kami, supaya kami bisa melaksanakan kehendak-Mu dengan setia, sepanjang hidup kami, juga pada saat kematian kami.
Semoga kuasa kerahiman-Mu melindungi kami terhadap serangan-serangan para musuh kepada keselamatan kami, supaya dengan penuh pengharapan kami menantikan kedatangan-Mu yang terakhir, yang saatnya hanya Engkau yang mengetahui.
Kami berharap, akan menerima semua yang Engkau telah janjikan kepada kami melalui Yesus, walaupun kami ini tidak layak di hadapan-Mu, sebab Yesuslah andalan kami. Semoga melalui Hati-Nya yang Maharahim kami akan bersatu dengan-Nya di surga. Amin


Doa Mohon Rahmat untuk Berbelas Kasih Terhadap Sesama
Ya Tuhan, setiap kali aku bernafas, setiap kali jantungku berdetak, setiap kali darahku mengalir dalam tubuhku, selalu aku ingin memuliakan kerahiman-Mu, Tritunggal Yang Mahakudus.
Ya Tuhan, aku ingin seluruh diriku berubah menjadi kerahiman hati-Mu, serta cermin diri-Mu sendiri. Semoga Kerahiman-Mu menenbus hati dan jiwaku dan juga sesamaku.
Ya Tuhan, bantulah aku, agar mataku selalu terang dalam berbelas kasihan, agar aku tidak pernah curiga dan tidak menilai seorang pun secara lahiriahnya, tetapi memandang jiwa sesamaku dengan indah dan selalu siap menolong mereka.
Ya Tuhan, bantulah aku agar telingaku selalu peka dalam berbelas kasihan, agar aku selalu siap melayani kebutuhan sesamaku yang sedang dalam kesulitan.
Ya Tuhan, bantulah aku agar lidahku selalu lembut dalam  berbelas kasihan, agar aku tidak berbicara buruk mengenai sesamaku, tetapi selalu mengucapkan kata-kata yang menghibur dan membangkitakn kepada sesamaku.
Ya Tuhan, bantulah aku agar tanganku selalu ringan dalam berbelas kasihan dan selalu melakukan perbuatan yang baik kepada sesamaku walaupun pekerjaan itu memberatkan dan meletihkan.
Ya Tuhan, bantulah aku agar kakiku selalu cepat dalam berbelas kasihan, agar aku selalu bergerak cepat dalam memberikan pertolongan pada sesamaku, semoga aku dapat menguasai keletihan dan kelelahanku dalam melayani sesamaku.
Ya Tuhan, bantulah aku agar hatiku selalu tulus dalam berbelas kasihan, agar aku selalu peka akan tangisan sesamaku dan tidak mengeraskan hatiku dalam berbagi kasih dengan siapa pun juga. Semoga hatiku selalu tulus dalam membantu mereka. Ijinkanlah aku untuk tinggal di dalam Hati Yesus yang Maharahim dan kuatkanlah hatiku saat dalam penderitaanku sendiri. Biarlah kerahiman-Mu tinggal di dalam diriku selamanya.
Engkau sendiri yang menginginkan aku melakukan tiga macam belas kasihan, yaitu: segala macam perbuatan kasih, dan bila aku tidak dapat berbuat maka aku akan berkata-kata dengan kasih dan bila aku tidak dapat berbuat dan berkata-kata dengan kasih maka aku akan berdoa, terutama ke tempat atau orang-orang yang memang tidak dapat aku jangkau.
Ya Tuhan, ubahlah diriku menjadi seperti diri-Mu, sebab hanya Engkaulah yang dapat berbuat segala-galanya. Amin


Doa Agar Mampu Melaksanakan Kehendak Allah
Ya Yesus, yang telah terpaku di kayu salib, aku memohon, berilah aku rahmat supaya selalu setia dalam melaksanakan kehendak Bapa-Mu. Dan bila kehendak Bapa tampak terlalu berat dan sulit untuk aku laksanakan, maka aku memohon pada-Mu, ya Tuhan: semoga dari luka-luka-Mu, Engkau curahkan kekuatan dan ketegaran, dan semoga aku berseru berkata: Terjadilah menurut kehendak-Mu!
Ya Yesus, Juru Selamat dan Pengasih keselamatan manusia, dalam sengsara yang begitu dahsyat Engkau telah melupakan diri-Mu sendiri dan memikirkan keselamatan jiwa-jiwa manusia. O Yesus yang penuh belas kasih, berilah aku rahmat agar mampu melupakan diriku sendiri demi orang-orang lain. semoga aku dapat membantu Engkau dalam misi penyelamatan-Mu, sesuai dengan kehendak Bapa-Mu di surga. Amin


Doa Mohon Kebijaksanaan Ilahi
Ya Yesus, berikanlah aku akal budi yang baik supaya aku dapat lebih mengenal Engkau. Sebab semakin aku mengenal Engkau, semakin aku akan mencintai-Mu.
Ya Yesus, berilah aku akal budi yang mendalam agar aku dapat memahami perkara-perkara Ilahi, agar aku bisa memahami kodrat Ilahi-Mu, dan agar aku dapat menjiwai Sang Tritunggal.
Ya Yesus, aku mengetahui bahwa Engkau memiliki rahmat kebijaksanaan yang luar biasa, karena itu aku memohon agar Engkau memberikan rahmat-Mu itu kepada aku. Semoga Engkau berkenan dengan doa ku ini ya Tuhan. Amin


Source : ekaristi.org

Doa Katolik : Lima Belas Doa St. Brigitta

Posted by Unknown | | Posted in , ,


Lima belas doa ini di sampaikan oleh Yesus kepada St. Brigitta dari Swedia di Gereja St. Paulus, Roma, karena sudah lama St. Brigitta ingin mengetahui, berapa banyak pukulan yang di derita Yesus selama masa sengsara-Nya. Pada suatu hari, Yesus menampakan diri dan berkata:"Aku menerima 5480 pukulan pada tubuh-Ku. Bila kamu ingin menghormatinya, berdoalah 15 kali Bapa Kami dan 15 kali Salam Maria selama satu tahun berturut-turut. Bila tahun itu selesai, kau telah menghormati setiap luka-luka-Ku."

Doa-doa ini kemudian direstui oleh Paus Pius IX dengan harapan agar kita lebih menghayati masa sengsara Yesus.







Doa Pertama


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus Kristus! Kebahagian Sejati bagi orang yang mencintai-Mu, Keselamatan dan Pengharapan bagi semua pendosa, yang telah membuktikan bahwa Engkau sangat menginginkan berada bersama dengan manusia sepenuhnya karena cinta-Mu pada mereka. Ingatlah akan penderitaan yang telah Engkau terima sejak Engkau mulai di kandungan, dan terutama selama masa kesengsaraan-Mu, yang memang telah dirancang dan ditetapkan sebagai Rencana Ilahi.

Ingatlah, O Tuhan, ketika pada Perjamuan Terakhir dengan rasul-rasul-Mu, Engkau telah membasuh kaki mereka, Engkau telah memberi Tubuh dan Darah-Mu yang begitu berharga, dan saat itu Engkau telah dengan bijak menasihati mereka, Engkau juga telah memberitahu mereka mengenai kesengsaraan yang harus Engkau jalani.

Ingatlah, O Tuhan, kesedihan dan kepahitan yang Engkau alami pada saat Engkau mengatakan: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya."

Ingatlah semua kengerian, kepiluan dan kesengsaraan yang Engkau alami sebelum disiksa di kayu salib, saat setelah berdoa tiga kali, bermandikan keringat darah, Engkau dikhianati Yudas, murid-Mu, Engkau ditawan oleh orang-orang yang bangsanya telah Engkau pilih dan tinggikan, dituduh oleh saksi-saksi palsu dan dihakimi secara tidak adil oleh tiga hakim pada saat saat terbaik masa muda-Mu dan semua itu terjadi pada masa Paskah.

Ingatlah juga saat pakaian-Mu dilucuti, diganti dengan pakaian penghinaan. Muka dan mata-Mu lebam, Engkau telah dipukuli, dimahkotai duri dan tongkat ditaruh pada tangan-Mu. Engkau diremukan oleh pukulan-pukulan dan dibenamkan dalam penghinaan dan kekasaran yang luar biasa.

Demi sengsara dan semua derita yang telah Engkau alami sebelum masa sengsara-Mu di kayu salib, berikanlah aku pertobatan sejati sebelum kematianku, penyesalan yang tulus dan sempurna, yang berguna bagi pengampunan atas semua dosaku. Amin


Doa Kedua


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Kebebasan sejati para malaikat, Kebahagiaan surgawi, mengingat akan kengerian dan kesedihan yang Engkau derita, ketika musuh-musuh-Mu seperti singa ganas mengelilingi-Mu dengan seribu macam penghinaan, meludahi, memukuli, melukai dan dengan kesadisan-kesadisan yang tak terbayangkan, mereka menyiksa-Mu dengan sengaja.

Dengan rasa prihatin akan kesadisan dan penghinaan oleh mereka pada-Mu, aku mohon kepada-Mu, O Penyelamatku, lindungilah aku dari musuh-musuhku, baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan dan bawalah aku, dalam perlindungan-Mu, ke keselamatan abadi. Amin


Doa Ketiga


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Pencipta Surga dan bumi, kuasa-Mu tidak dapat dibatasi, Engkau yang menguasai dan melindungi dengan kekuatan cinta-Mu, ingatlah akan kekecewaan yang Engkau derita, ketika orang-orang Yahudi dengan paluan yang bertubi-tubi memaku tangan dan kaki-Mu dengan paku-paku besar yang tumpul. Mereka menganggap derita-Mu masih kurang, dan mereka melampiaskan kebuasan hati mereka dengan memperparah luka-luka-Mu, dan terus menambah kesakitan demi kesakitan dengan kesadisan yang tidak bisa di ungkapkan, mereka merentangkan badan-Mu di kayu salib, menarik-Mu dari segala arah, hingga memutuskan otot-otot Mu.

Aku mohon kepada-Mu, O Yesus, demi kesengsaraan-Mu di kayu salib ini, berilah aku rahmat untuk takut pada-Mu dan mencintai-Mu. Amin


Doa Keempat

Bapa Kami ...
Salam Maria ...
O Yesus! Tabib Surgawi, ditinggikan di kayu salib untuk menebus dosa-dosa kami, ingatlah akan luka memar yang telah Engkau derita dan tubuh-Mu yang lemas diremukan sedemikian rupa sehingga tidak ada penderitaan melebihi penderitaan-Mu. Dari kepala sampai kaki-Mu tidak ada bagian yang tidak tersiksa, meskipun demikian, dengan melupakan segala derita-Mu, Engkau tetap berdoa kepada Bapa-Mu di surga untuk musuh-musuh-Mu dengan berkata: "Ya Bapa ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."

Melalui rahmat yang mulia ini dan demi kesengsaraan-Mu, semoga kami di bawa ke pertobatan yang sempurna dan mendapatkan pengampunan atas dosa-dosa kami. Amin


Doa Kelima


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Cermin kemegahan abadi, mengingat duka yang Engkau alami, ketika direnungkan dalam cahaya Ilahi-Mu, banyak orang yang akan diselamatkan karena sengsara-Mu yang suci, tapi pada saat yang sama, Engkau melihat banyak orang berdosa yang akan celaka karena dosa-dosa mereka, dan dengan sedih Engkau mengeluh bagi para pendosa yang malang, putus asa dan kehilangan arah.

Melalui lembah kerahiman dan belas kasihan ini, dan terutama demi kebaikan yang Engkau perlihatkan kepada penjahat yang bertobat dengan berkata: "Hari ini juga engkau akan bersama sama dengan Aku di dalam firdaus." Aku mohon kepada-Mu, O Yesus, di saat kematianku, berilah aku pengampunan akan dosa-dosaku. Amin


Doa Keenam


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Raja tercinta yang paling kurindukan, ingatlah penderitaan-Mu, ditelanjangi dan diperlakukan sebagai penjahat, diikat dan dinaikan ke atas salib, semua kerabat dan teman-teman-Mu meninggalkan Engkau, hanya ibu-Mu tercinta tetap tinggal bersama-Mu. Saat itu Engkau percayakan ibu-Mu kepada murid-Mu yang setia, Engkau berkata kepada Bunda Maria: "Ibu, inilah, anakmu!" dan kepada St. Yohanes: "Inilah ibumu!"

Aku mohon kepada-Mu, O Penyelamatku, demi tombak duka yang menusuk hati Bunda-Mu yang kudus, kasihanilah aku dengan segala kesalahan dan kekuranganku, baik perbuatan maupun kehidupan rohani aku dan tolonglah aku saat dalam pencobaan dan terutama di saat kematianku. Amin


Doa Ketujuh


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Sumber Kerahiman yang tidak pernah padam, yang dengan cinta berkata dari atas kayu salib: "Aku haus!" Engkau telah menderita dahaga demi menyelamatkan umat manusia.

Aku mohon kepada-Mu, O Penyelamatku, nyalakanlah di dalam hatiku api kerinduan untuk mengejar kesempurnaan dalam segala tindakanku dan padamkanlah dalam diriku nafsu kedagingan dan keinginan duniawi. Amin


Doa Kedelapan


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Kekasih hati, sukacita rohani, demi kepahitan cuka dan empedu yang Engkau cicipi di kayu salib karena cinta-Mu kepada kami, berilah kami rahmat untuk menerima Tubuh dan Darah-Mu yang berharga dengan layak selama hidup kami dan di saat kematian kami, semoga Tubuh dan Darah-Mu menjadi penyembuh dan penghibur bagi jiwa kami. Amin


Doa Kesembilan


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Raja kebijaksanaan, sumber kebahagiaan, mengingat sengsara yang Engkau derita ketika di tenggelamkan ke dalam samudera kepahitan pada saat kematian-Mu, dihina oleh orang-orang Yahudi, akhirnya Engkau berteriak dengan suara nyaring saat ditinggalkan oleh Bapa : "Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"

Melalui penderitaan ini, aku mohon kepada-Mu, O Penyelamatku, janganlah tinggalkan aku di saat kengerian dan derita kematianku. Amin


Doa Kesepuluh


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Alpha dan Omega, kehidupan dan kebajikan, demi keselamatan kami Engkau rela terbenam dari telapak kaki sampai ke ujung kepala-Mu masuk ke dalam lembah kesengsaraan. Saat mengingat parahnya luka-luka-Mu, ajarlah aku untuk, dengan tulus, mencintai hukum-hukum-Mu, yang bagi orang-orang yang sunguh mencintai-Mu tidaklah sulit. Amin


Doa Kesebelas


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Lembah kerahiman, aku mohon kepada-Mu, demi luka-luka-Mu yang menusuk ke tulang sumsum hingga ke kedalaman jiwa-Mu, agar membawa aku, seorang pendosa, dengan banyaknya pelanggaranku, bebas dari semua dosa dan sembunyikanlah aku dari hadapan wajah-Mu, biarlah aku berlindung di dalam luka-luka-Mu, sampai kemurkaan-Mu yang memang layak aku terima berlalu. Amin


Doa Keduabelas


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Cermin Kebenaran, lambang persatuan, mata rantai kebaikan, ingatlah akan banyaknya luka yang menutupi-Mu dari kepala sampai ke kaki, tercabik dan menjadi merah karena cucuran darah-Mu yang suci. Kesengsaraan yang luar biasa telah Engkau derita pada Tubuh-Mu yang murni demi kami! Yesus yang terkasih! Tidak adakah tersisa yang belum Engkau lakukan untuk kami?

Semoga buah-buah penderitaan-Mu memperbaharui jiwaku saat merenungkan kesengsaraan-Mu, dan semoga setiap hari cintaku pada Mu bertambah di hatiku, sampai aku menemui-Mu untuk selamanya, Engkau adalah harta karun kebaikan sejati dan segala sukacita, aku mohon kepada-Mu, O Yesus yang terkasih, di surga. Amin


Doa Ketigabelas


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Singa Perkasa, Raja kekal yang tidak terkalahkan, demi duka yang Engkau derita ketika kekuatan-Mu, baik moral maupun fisik, telah habis sama sekali, Engkau menundukan kepala-Mu dan berkata: "Sudah selesai." Aku mohon kepada-Mu, Tuhan Yesus, ampunilah aku di saat kematianku, ketika pikiranku kacau dan jiwaku dalam kesedihan. Amin


Doa Keempatbelas


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Putra Tunggal Bapa, kemuliaan dan keilahian-Nya, mengingat akan kerendahan hati dan kepasrahan jiwa-Mu, yang telah Engkau serahkan kepada Bapa-Mu yang kekal, dengan berkata: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku."

Dengan tubuh terluka, hati yang patah dan perut kerahiman-Mu yang telah terbuka untuk menebus kami, akhirnya Engkau wafat. Melalui kematian yang mulia ini, aku memohon kepada-Mu, Raja segala Orang Kudus, kuatkan dan tolonglah aku untuk menyangkal setan, kedagingan dan keduniawian, sehingga dengan mati terhadap dunia, aku hidup hanya untuk-Mu. Aku mohon kepada-Mu, di saat kematianku terimalah aku, peziarah dan musafir yang telah kembali kepada-Mu. Amin


Doa Kelimabelas


Bapa Kami ...
Salam Maria ...


O Yesus! Pokok Anggur Kebenaran! Ingatlah akan Darah yang telah tercurah dari tubuh-Mu yang suci, seperti sari anggur yang mengalir dari mesin pemeras anggur.
Saat lambung-Mu di tusuk dengan tombak oleh serdadu, darah dan air mengalir hingga tidak satu tetes pun yang tersisa pada tubuh-Mu, dan akhirnya, seperti segenggam dupa yang diangkat ke atas salib, tubuh-Mu hancur, badan-Mu layu, dan sumsum tulang-Mu mengering.
Demi kesengasaraan-Mu dan tumpahan Darah-Mu yang berharga ini, aku mohon kepada-Mu, O Yesus yang terkasih, terimalah jiwaku di saat kematianku. Amin


Doa Penutup


O Yesus yang terkasih, tusuklah hatiku, agar air mata tobat dan kasih menjadi santapanku setiap hari. Semoga tobatku hanya untuk-Mu, semoga hatiku menjadi tempat tinggal-Mu yang abadi, dan akhirnya, semoga hidupku menjadi sempurna sehingga aku layak berada di samping-Mu di surga, dan bersama para kudus, memuji-Mu untuk selama-lamanya. Amin


Source : ekaristi.org

Doa Katolik : Devosi Kepada Yesus

Posted by Unknown | | Posted in , ,


Rosario Yesus
Rosario Yesus sesungguhnya sudah dikenal beberapa abad yang lalu, dan menjadi populer kembali ketika pada tahun 1983 Bunda Maria meminta Jelena, salah seorang dari keenam visioner di Medjugorje, supaya kelompok-kelompok doa mengunakan Rosario Yesus sebagi salah satu cara berdoa dalam pertemuan mereka.
Inti Rosario Yesus ini terdiri dari 33 doa Bapa Kami untuk memperingati 33 tahun kehidupan Yesus di dunia, serta 7 peristiwa yang mencakup misteri-misteri utama hidup, karya, wafat, kebangkitan, kenaikan Yesus, dan turunnya Roh Kudus.
Rosario Yesus di buka dengan Sahadat Para Rasul, lalu di daraskan 33 doa Bapa Kami dan di tutup dengan 7 doa Kemuliaan.

Secara berurutan Rosario Yesus didaraskan sebagai berikut:
Dalam Nama Bapa ...
Aku Percaya ...

Misteri Pertama"Kelahiran Yesus"
Mat1:18-25 Luk2:16-18 Yes7:14 Yes:1-9
Ujud khusus
Marilah kita bedoa mohon perdamaian dunia.
Renungan dan doa spontan ...
Bapa Kami ... (5x)
Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.

Misteri Kedua"Kasih Yesus dan belas kasih kepada orang-orang miskin dan yang tertindas"Mat8:14-17 Luk7:11-15 Mrk10:46-52 Mrk1:40-45
Ujud khusus
Mari kita berdoa untuk Bapa Suci dan para Uskup
Renungan dan doa spontan ...
Bapa Kami ... (5x)
Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.

Misteri Ketiga"Yesus mengandalkan Bapa-Nya dan melaksanakan kehendak-Nya"Mat26:39 Mrk14:35-36 Yoh6:32-40 Yoh14:1-7
Ujud khusus
Mari kita berdoa untuk para imam, bruder, suster dan semua mereka yang melayani Allah dengan cara tertentu.
Renungan dan doa spontan ...
Bapa Kami ... (5x)
Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.

Misteri Keempat"Yesus dengan rela datang ke dunia, menderita dan wafat, karena Ia sangat mengasihi manusia"Luk22:39-44 Yoh10:14-18 Yoh15:9-13 Rm15:7-13
Ujud khusus
Mari kita berdoa untuk para orang tua dan anak-anak mereka.
Renungan dan doa spontan ...
Bapa Kami ... (5x)
Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.

Misteri Kelima"Yesus menyerahkan hidup-Nya sebagai kurban untuk kita"Yoh14:12-16 1Tim2:5-6 Ibr2:9-11 Rm4:24-25
Ujud khusus
Mari kita renungkan untuk diri sendiri, agar rela menyerahkan hidup bagi sesama.
Renungan dan doa spontan ...
Bapa Kami ... (5x)
Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.

Misteri Keenam"Dengan bangkit dari alam maut, Yesus mengalahkan setan dan kematian"Mat4:8-11 Kis2:23-24 1Kor15:12-19 2Kor4:11-14
Ujud khusus
Mari kita berdoa supaya kita menyingkirkan segala dosa dari hidup kita, agar Yesus dapat hidup kembali dalam diri kita.
Renungan dan doa spontan ...
Bapa Kami ... (5x)
Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.

Misteri Ketujuh"Yesus naik ke surga"Luk24:46-53 Yoh16:25-28 Kis1:8-11 Ibr1:14
Ujud khusus
Marilahkita berdoa supaya kehendak Allah jaya, sehingga kita terbuka terhadap kehendak-Nya dalam hidup kita sehari-hari.
Renungan dan doa spontan ...
Bapa Kami ... (5x)
Oh Yesus, jadilah kekuatan dan perlindungan kami.
Renungan penutup
Mari kita renungkan sejenak mengenai Yesus yang mengutus Roh-Nya serta mohon supaya Roh Kudus turun atas diri kita.
Kemuliaan ... (7x)

Litani Nama YesusMadah Bakti, 1991, No.19
Tuhan kasihanilah kami
   Tuhan kasihanilah kami
Kristus kasihanilah kami
   Kristus kasihanilah kami
Tuhan kasihanilah kami; Kristus dengarkanlah kami
   Kristus kabulkanlah doa kami
Allah Bapa di surga,                                               kasihanilah kamiAllah Putra, Penebus dunia,
Allah Roh Kudus,
Allah Tritunggal Mahakudus, Tuhan Yang Maha Esa,
Yesus, Putra Allah yang hidup,
Yesus, Kecemerlangan Bapa,
Yesus, Cahaya Terang Kekal,
Yesus, Raja Mulia,
Yesus, Matahari Kebajikan,
Yesus, Putra Perawan Maria,
Yesus, yang patut dicintai,
Yesus, yang patut dikagumi,
Yesus, Allah yang kuat,
Yesus, Bapa zaman yang akan datang,
Yesus, yang amat kuasa,
Yesus yang amat taat,
Yesus, yang amat sabar,
Yesus, yang lemah lembut dan rendah hati,
Yesus, yang mencintai kami,
Yesus, Allah Pencinta Damai,
Yesus, Pohon Kehidupan,
Yesus, Teladan segala keutamaan,
Yesus, Allah Tuhan kami,
Yesus, Perlindungan kami,
Yesus, Bapa kaum beriman,
Yesus, Perbendaharaan kaum miskin,
Yesus, Gembala yang baik,
Yesus, Terang yang benar,
Yesus, Kebijaksanaan yang kekal,
Yesus, Kebaikan yang tak terbatas,
Yesus, Jalan dan Kehidupan kami,
Yesus, Kegembiraan para malaikat,
Yesus, Raja para bapa bangsa,
Yesus, Guru para rasul,
Yesus, Pengajar para pengarang Injil,
Yesus, Kekuatan para saksi iman,
Yesus, kesucian para perawan,
Yesus, Mahkota segala orang kudus,
Berkasihanlah kiranya,                                       sayangilah kami, ya YesusBerkasihanlah kiranya,                               kabulkanlah doa kami, ya Yesus
Dari segala kejahatan,                                     hindarkanlah kami, ya YesusDari segala dosa,                             
Dari murka-Mu,
Dari tipu daya setan,
Dari nafsu percabulan,
Dari kematian kekal,
Dari kelalaian akan nasihat-Mu
Oleh penjelmaa-Mu yang gaib dan kudus,       selamatkanlah kami, ya YesusOleh kelahiran-Mu,
Oleh masa muda-Mu,
Oleh kehidupan Ilahi-Mu,
Oleh segala pekerjaan-Mu,
Oleh penderitaan dan kesengsaraan-Mu,
Oleh salib dan kesunyian-Mu,
Oleh kelelahan-Mu,
Oleh wafat dan pemakaman-Mu,
Oleh kebangkitan-Mu,
Oleh kenaikan-Mu,
Oleh Ekaristi Kudus yang Kau adakan,
Oleh kegembiraan-Mu,
Oleh kemuliaan-Mu,
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
   sayangilah kami, ya Yesus.
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
   kabulkanlah doa kami, ya Yesus.
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
   kasihanilah kami.
Yesus, dengarkanlah kami,
   Yesus, kabulkanlah doa kami.
Marilah berdoa:
Ya Yesus Kristus, Tuhan kami, Engkau telah bersabda:"Mintalah, maka kamu diberi; carilah, maka kamu mendapat; ketuklah maka kamu di bukakan." Kami mohon, anugrahkanlah cinta Ilahi-Mu yang kami minta, agar kami mencintai Engkau dengan segenap hati dalam segala perkataan dan perbuatan, sehingga kami memuji Engkau senantiasa. Ya Tuhan, berilah kami supaya segan serta cinta akan nama-Mu yang suci, karena tak pernahlah Engkau melepaskan dari pimpinan-Mu orang-orang yang Engkau tetapkan dalam kasih-Mu yang teguh; Engkau yang hidup dan bertahta sepanjang masa. Amin

Doa Litani Nama Yesus
Memancarkan Cahaya Kristus
Yesus, yang baik, tolonglah aku untuk menyebarkan
keagungan-Mu di mana saja saja aku berada.
Penuhilah hatiku dengan Roh Kudus-Mu.
Masukilah diriku agar hidupku merupakan pancaran hidup-Mu.
Sinarilah diriku agar setiap orang yang aku jumpai dapat
melihat dan merasakan kehadiran-Mu di dalam diriku.
Tinggallah di dalam diriku agar aku dapat
memancarkan cahaya-Mu dan menerangi mereka.
Semoga aku selalu mewartakan Engkau dengan
perbuatan-perbuatanku yang memberi teladan
dari pada hanya dengan kata-kataku.
Semoga hatiku selalu memancarkan
cahaya cinta kasih yang berasal dari-Mu.
Amin


Source : ekaristi.org

Doa Katolik : Novena Kepada Bunda Maria Penolong Abadi

Posted by Unknown | | Posted in ,

Novena Kepada Bunda Maria Penolong AbadiSt. Alfonsus Maria deLiguori.

Gambar ini adalah gambar ajaib Santa Perawan Maria Penolong Abadi. Semua huruf yang tertera dalam gambar ini adalah huruf Yunani dan semua kata disingkatkan. Keterangan dari gambar ini adalah sebagai berikut:
1.Di sebelah kiri dan kanan mahkota Maria tertera Matertheou, yaitu Bunda Allah.
2.Malaikat di sebelah kiri adalah O Archanggelos Michael, yaitu Malaikat Agung Mikhael. Ia di gambarkan memegang tombak dan lembing serta bejana beris cuka dan empedu.
3.Malaikat di sebelah kanan adalah O Archanggelos Gabriel. yaitu Malaikat Agung Gabriel. Ia memegang salib dan paku-paku.
4.Bunda Maria sedang memangku Iesous Kristos, yaitu Yesus Kristus ketika masih kanak-kanak.
Gambar Bunda Maria ini mengandung makna dan nilai teologis yang sangat dalam. Gambar ini bukan hanya mempersatukan Maria dengan Kanak-kanak Yesus, tetapi juga dengan karya keselamatan yang dilaksanakan Yesus dalam wafat-Nya
Pada Bunda Maria, Kanak-kanak Yesus mendapatkan perlindungan, dengan menggendong dan memegang tangan-Nya; tetapi Bunda Maria tidak memandang-Nya, melainkan memandang orang (kita sendiri) yang berdoa di depan gambar ini.

Jadi gambar ini mengungkapkan 3 peristiwa:
1. Peristiwa gembira, Maria mendapat kabar gembira dari Malaikat Gabriel
2. Peristiwa sedih, Yesus yang menderita sengsara dan wafat di kayu salib.
3. Peristiwa mulia, Yesus dan Maria naik ke surga dan di muliakan di surga dengan mahkota di atas kepala Bunda Maria dan Kanak-kanak Yesus.
Gambar ini di lukis oleh seorang seniman dari Eropa Timur dan umurnya sekitar 500tahun. Asal gambar ini dari Pulau Kreta kemudian dibawa ke Roma. Santa Maria dalam suatu penglihatan minta supaya gambar ini diberi tempat di suatu gereja di pusat kota. Gambar in diberinya nama BUNDA KITA PENOLONG ABADI. (Our Mother of Perpetual Help)

Pada tahun 1798, waktu peperangan di zaman Napoleon, gereja tempat pentakhtaan gambar ini musnah, tetapi gambar ini selamat dan ditemukan setelah 70 tahun tersembunyi di antara reruntuhan  gereja. Paus memberi perintah supaya gambar tersebut diperlihatkan dan dihormati kembali karena dipilih oleh Santa Maria sendiri.

Pada tahun 1866, gambar tersebut secara resmi ditempatkan di Gereja Santo Afonsus di Roma dan Paus Pius IX berpesan kepada para pastor Redemptoris:"Perkenalkanlah dia ke seluruh dunia."
Kini gambar ini telah menjadi milik seluruh dunia. Paus Paulus VI berkata:"Nama "Bunda Penolong Abadi", yang diberikan kepada Santa Maria, adalah nama yang sesuai dengan ajaran yang dirumuskan oleh Konsili Vatikan II, karena menonjolkan dan menekankan pengasuhan Ibu, yang dilaksanakan Bunda Allah terhadap Gereja yang kini masih berjuang di dunia."

Doanya

Ya Bunda Penolong Abadi, lihatlah di bawah kakimu, seorang pendosa yang berharap kepadamu dan berkeyakinan penuh akan dikau. Engkau yang penuh belas kasih, kasihanilah aku. Aku mendengar semua orang menjulukimu sebagai tempat pelarian dan harapan para pendosa. Jadilah, karenanya, tempat pelarianku dan harapanku. Demi rasa cinta kepada Yesus Kristus, Putramu tolonglah aku. Ulurkanlah tanganmu kepada aku, orang berdosa, yang telah mempercayakan dan membaktikan diri untuk melayanimu sampai kekal. Aku memuji dan bersyukur kepada Tuhan yang dalam rahmat-Nya telah memberi kepadaku keyakinan akan dikau, sebuah janji yang pasti demi keselamatanku yang abadi.

Benar bahwa pada masa lampau, aku sungguh menyedihkan dan lemah sekali, telah jatuh dalam dosa karena aku tidak berharap kepadamu. Namun, aku tahu bahwa dengan bantuanmu, aku dapat mengatasi diriku. Aku tahu pula bahwa engkau akan membantuku bila aku mempercayakan diriku kepadamu. Namun, aku takut bahwa pada saat berdosa, aku lalai untuk berseru kepadamu sehingga bisa menghadapi risiko tersesat.

Rahmat ini aku dambakan darimu; untuk itu aku memohon kepadamu sebanyak yang aku tahu dan sebanyak yang aku dapat; untuk semua godaan dari neraka, aku boleh selamanya berharap kepadamu dan berkata kepadamu:"O Bunda Maria, tolonglah aku; O Bunda Penolong Abadi, jangan biarkan aku kehilangan Tuhanku."

Salam Maria ... (3x)
Ya Bunda Penolong Abadi, tolonglah aku selamanya untuk berseru kepada kekuatan namamu, sejak namamu merupakan pertolongan bagi yang hidup dan keselamatan bagi yang dalam sakratul maut. Bunda Maria tersuci,  Bunda Maria yang termanis, terpujilah bahwa namamu sejak hari ini dan seterusnya akan merupakan bagian hidupku. Engkau yang kusayangi, janganlah menunda datangnya bantuanmu bagiku, bila aku berseru kepadamu; untuk segala godaan yang mempersulit aku, di dalam semua keperluan hidupku, aku berseru kepadamu berulang-ulang:"Bunda Maria ... Bunda Maria."
Betapa senang, betapa manis, betapa yakin, betapa terhiburnya jiwaku pada saat mendengar namamu, pada saat aku memikirkanmu. Aku mengucap syukur kepada Tuhan, karena untuk kebaikanku Ia telah memberi kepadamu sebuah nama yang begitu manis, begitu indah dan begitu berkuasa. Namun, aku tidak pantas hanya menyebut namamu; aku akan berseru kepadamu karena aku mengasihimu. Aku ingin agar cinta kasih mengingatkan aku selalu untuk berseru kepadamu sebagai Bunda Penolong Abadi.

Salam Maria ... (3x)
Ya Bunda Penolong Abadi, engkau adalah perantara setiap rahmat yang Tuhan anugrahkan kepada kami di dalam kedukaan kami. untuk inilah Ia membuatmu begitu berkuasa, begitu mampu dan begitu baik; Engkau diperbolehkan menolong kami dalam kebutuhan kami. Engkau adalah perantara dari segala sesuatu yang terburuk dan para pendosa yang ditinggalkan, jika mereka datang kepadamu. Datanglah membantuku, karena aku telah menyerahkan diriku kepadamu.

Ke dalam tanganmu aku letakan keselamatan abadiku; kepadamu aku percayakan jiwaku. Masukanlah aku di antara pelayanmu yang utama. Ambilah aku di bawah perlindunganmu, itu cukup bagiku. Jika engkau melindungiku, aku tak akan merasa takut karena dosa-dosaku, sebab engkau akan mendapatkan bagiku pengampunan, bukan roh-roh jahat, karena engkau lebih berkuasa dari semua ketakutan dari neraka; aku juga tidak akan merasa takut pada Yesus, Hakimku, karena Ia ditenteramkan oleh doa darimu. Aku takut bahwa oleh kelalaianku sendiri aku lupa menyerahkan diriku kepada engkau dan kehilangan jiwaku. Bundaku tersayang, dapatkan bagiku pengampunan atas dosa-dosaku, rasa cinta akan Yesus, ketekunan terakhir, dan rahmat agar selalu memohon pertolonganmu sepanjang segala masa, O Bunda Penolong Abadi.

Salam Maria ... (3x)


Source : ekaristi.org

TERPOPULER

"18 TAHUN ALIANSI MAHASISWA PAPUA [AMP]"

Mengabdi Pada Gerakan Pembebasan Nasional Papua 27 Juli 1998 – 27 Juli 2016.

Saya, ALFRIDUS DUMUPA selaku admin blog UGAI PIYAUTO mengucapkan:
"Selamat Hari Ulang Tahun AMP Yang Ke - 18 ".

×