Headlines
Published On:Wednesday, 22 June 2016
Posted by Ugai Piyauto

Inilah Hidupku Tuhan

Inilah Hidupku Tuhan
Ada seorang wanita yang telah lelah menjalani kehidupannya sehari-hari. Begitu banyak perkara yang membebani hidupnya sehingga ia merasa tidak mampu untuk berdiri lagi. Ada anak-anak yang harus dijaganya, juga seorang suami yang tidak mempedulikan anak dan dirinya.

“Inilah hidupku Tuhan, inilah aku anak-Mu yang Kau bentuk seturut dengan gambaran-Mu. Inilah hidupku yang telah hancur tanpa bentuk. Aku tak mampu lagi melakukan apapun untuk bisa bertahan hidup. Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku hanya bisa berserah kepada-Mu, Tuhan,” doa seorang wanita tersebut.

Kita sering kali berada pada posisi tersebut atau bahkan lebih berat. Kita tak tahu harus kemana mencari jalan keluar. Kita hanya menemui jalan buntu keanapun kita pergi. Dan kita hanya mampu menangis tanpa seorangpun yang pedulikan kita.

Hei, jangan putus asa! Masih ada Tuhan yang selalu mendengar doa kita dan peduli terhadap semua kesesakan kita. Tuhan tidak akan pernah membiarkan hidup kita menjadi sia-sia. Ini adalah sebuah proses di mana kita sedang dibentuk untuk menjadi pribadi yang lebih berkualitas dalam iman.

Selalu ada jalan keluar. Selalu ada berkat. Selalu ada damai sejahtera. Selalu ada keselamatan bagi siapa yang tetap menaruh harap dan mengandalkan-Nya. Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita. Tuhan ada di sini bersama kita. Dia selalu ada dan turut bekerja dam segala situasi hidup kita.

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Roma 8:28

nanomag

Saya adalah Peziarah Kehidupan yang berkelana di Ilalang Kebebasan, demi mencari kehidupan yang menghidupkan untuk mengusik Duka Nestapa di Negeri Hitamku.

.

bagikan kontent ini!

Diposting Oleh : Ugai Piyauto - Kolom ,

Komentar Anda :

TERPOPULER

SAHABAT

"18 TAHUN ALIANSI MAHASISWA PAPUA [AMP]"

Mengabdi Pada Gerakan Pembebasan Nasional Papua 27 Juli 1998 – 27 Juli 2016.

Saya, ALFRIDUS DUMUPA selaku admin blog UGAI PIYAUTO mengucapkan:
"Selamat Hari Ulang Tahun AMP Yang Ke - 18 ".

×