Headlines
Published On:Saturday, 19 November 2016
Posted by Ugai Piyauto

Puisi - Kau Penyanyi Rimba

Ada pokok pohon tua,
dengan pasrah rela memasang kuping,
mendengar petikan jemari memukul melodi gitar,
alunan merdu suara rimba berdering elok.

Hatinya berdebar,
bagai mekarnya anggrek hutan,
membuka selubung gundah,
menampung cahaya batin.

Hewan dan tetumbuhan pun,
tersentak kagum terpesona,
mendengar uraian nada sepoi merdu suara,
yang pecah memukul gunung yang menjulang.

Tanpa bosan,
setitik hidup terukir.
Tanpa keluh,
seonggok kasih terurai.

Taburan gitar melodi dan seruling,
tak kalah suara emas si Keriting membujuk,
untuk tetap pada posisi.

Dengan cinta yang erat,
tulus dan suci,
kasih terurai.

Wahai kawan,
merdunya terdengar,
pukullah dunia kejam,
lantungkan dengan sekerasnya,
kau penyanyi rimba.

#puisiPAPUA
Honaratus Pigai
Timika, 11 Nov. 2016


Puisi - Kau Penyanyi Rimba

nanomag

Saya adalah Peziarah Kehidupan yang berkelana di Ilalang Kebebasan, demi mencari kehidupan yang menghidupkan untuk mengusik Duka Nestapa di Negeri Hitamku.

.

bagikan kontent ini!

Diposting Oleh : Ugai Piyauto - Kolom ,

Komentar Anda :

TERPOPULER

SAHABAT

"18 TAHUN ALIANSI MAHASISWA PAPUA [AMP]"

Mengabdi Pada Gerakan Pembebasan Nasional Papua 27 Juli 1998 – 27 Juli 2016.

Saya, ALFRIDUS DUMUPA selaku admin blog UGAI PIYAUTO mengucapkan:
"Selamat Hari Ulang Tahun AMP Yang Ke - 18 ".

×